PENGARUH KOMPRES DAUN KUBIS DINGIN TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS
Kata Kunci:
Kompres Daun Kubis Dingin, Skala Nyeri, Bendungan ASIAbstrak
Pendahuluan: Masalah menyusui yang sering timbul pada masa pasca salin dini (masa nifas atau laktasi) adalah pembengkakan payudara (breast engorgement) atau disebut juga bendungan ASI (Air Susu Ibu). Dampak pembengkakan payudara adalah rasa ketidaknyamanan pada ibu berupa nyeri, payudara menjadi keras, demam, bayi sulit menghisap payudara, mastitis, abses payudara sehingga menyebabkan kegagalan dalam proses laktasi. Rata-rata ibu menyusui dengan masalah bendungan ASI mengalami nyeri dengan kisaran skala 6-8 (nyeri berat) dan skala 3-5 (nyeri sedang) sehingga intervensi untuk meringankan gejala pembengkakan payudara sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres daun kubis dingin terhadap penurunan skala nyeri bendungan ASI pada ibu nifas. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental dengan rancangan one grup pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Sampel yang dilibatkan berjumlah 16 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pretest dan posttest dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran Numeric (Numeric Rating Scale), intervensi dilakukan dengan mengompreskan daun kubis dingin pada payudara ibu hingga menutupi seluruh permukaan payudara selama 30 menit. Analisis data dilakukan melalui uji statistik parametrik dengan menggunakan uji paired T-Test. Hasil: Rata-rata skala nyeri sebelum diberikan kompres daun kubis dingin sebesar 6,38 dan sesudah diberikan kompres daun kubis dingin menjadi 4,50. Berdasarkan hasil uji statistik ditemukan nilai p-value 0,000 < 0,05, artinya ada perbedaan signifikan kompres daun kubis dingin terhadap penurunan skala nyeri bendungan ASI pada ibu nifas. Simpulan: ada pengaruh kompres daun kubis dingin terhadap penurunan skala nyeri bendungan ASI pada ibu nifas.
