FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HYGIENE SANITASI PADA PENGOLAHAN TERASI DI GAMPONG SIMPANG LHEE KECAMATAN LANGSA BARAT
Kata Kunci:
: Hygiene Sanitasi, Terasi, Pengetahuan, Pendidikan, SikapAbstrak
Pendahuluan: Menurut Kemenkes (2019), hygiene sanitasi dalam pengolahan terasi sebagian besar tidak sesuai dengan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). Masih banyak pengusaha terasi yang tidak memperhatikan higiene saat proses pembuatan terasi. Dampak dari kurang baiknya hygiene sanitasi adalah makanan yang dihasilkan dapat terkontaminasi bakteri yang menyebabkan berkembangnya mikroorganisme pathogen yang menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hygiene sanitasi pada pengolahan terasi di Gampong Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat tahun 2024. Metode: Desain penelitian ini menggunakan jenis analytic dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas pengolah terasi di Kota Langsa sebanyak 37 orang. Sampel dalam penelitian adalah total sampling yaitu seluruh petugas pengolah terasi di Kota Langsa sebanyak 37 orang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dikembangkan peneliti berdasarkan variabel penelitian. Data yang telah dikumpulkan dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan hygiene sanitasi pengolahan terasi dengan p-value 0,000 (р<0,05). Ada hubungan sikap dengan hygiene sanitasi pengolahan terasi dengan p-value 0,000 (р<0,05). Tidak ada hubungan pendidikan dengan hygiene sanitasi pengolahan terasi dengan p-value 0,332 (р>0,05).
